Iklan

OJK Kenakan Sanksi Administratif Kepada INDOSAKU Atas  Ketidakpatuhan Dalam Pengelolaan Kegiatan Penagihan

OJK Kenakan Sanksi Administratif Kepada INDOSAKU Atas Ketidakpatuhan Dalam Pengelolaan Kegiatan Penagihan

  Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi  administratif kepada PT Indosaku Digital Teknologi (Indosaku) atas ketidakpatuh... Minggu, 10 Mei 2026, Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T12:09:07Z
Proyek PIC Diduga Gunakan Material Tanah Timbun Ilegal,  Dirkrimsus Poldasu Bungkam

Proyek PIC Diduga Gunakan Material Tanah Timbun Ilegal, Dirkrimsus Poldasu Bungkam

  *Medan,  -  Info berita news. id.  Proyek pembangunan kawasan hunian mewah Pesona Indah Cemara (PIC) diduga milik pengembang, PT ASG gunak... , Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T11:58:09Z
Oknum Anggota Intel Brimob Klarifikasi Terkait Wanita Yang Mengaku Istri KeTiga: SYR TegasKan: Dia Bukan Istri Saya

Oknum Anggota Intel Brimob Klarifikasi Terkait Wanita Yang Mengaku Istri KeTiga: SYR TegasKan: Dia Bukan Istri Saya

  Makassar —  Info berita news. id.  Klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di sejumlah media online mengenai seorang wanita bernama F... , Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T11:44:07Z
Kasat Reskrim Polres Maros Didesak Sikat Tambang Diduga Ilegal di Maros

Kasat Reskrim Polres Maros Didesak Sikat Tambang Diduga Ilegal di Maros

   MAROS –   Info berita news. id.  Kasat Reskrim Polres Maros  AKP  Ridwan didesak segera mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas tamba... , Mei 10, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T10:17:24Z
Tutup Kegiatan Persami KKRI TA 2026, Dandim 1310/Bitung Ajak Para Kadet Jadi Duta Teladan Masyarakat

Tutup Kegiatan Persami KKRI TA 2026, Dandim 1310/Bitung Ajak Para Kadet Jadi Duta Teladan Masyarakat

  BITUNG - Upacara penutupan Perkemahan Sabtu Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) TA 2026, berlangsung khidmat di Lapanga... Sabtu, 09 Mei 2026, Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T06:55:16Z
Babinsa Koramil 14 Jatisrono Bersama Linmas Sisir Obyek Vital Demi Jaga Keamanan Warga

Babinsa Koramil 14 Jatisrono Bersama Linmas Sisir Obyek Vital Demi Jaga Keamanan Warga

  Wonogiri - Suasana Jumat malam di wilayah Kecamatan Jatisrono tampak lebih aman dan kondusif dengan hadirnya patroli cipta kondisi yang di... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T00:48:39Z
Air Kehidupan Mengalir dari TMMD, Wasev Tinjau Sumur Bor dan Tanam Harapan di Pelemgadung

Air Kehidupan Mengalir dari TMMD, Wasev Tinjau Sumur Bor dan Tanam Harapan di Pelemgadung

  Sragen, Mentari siang menyinari hamparan sawah di Dukuh Gadungsari RT 17, Desa Pelemgadung, Kecamatan Karangmalang. Di tengah semilir angi... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T00:45:21Z
*Duta Jempol Terjepit Soroti Jalan Berlubang di Hertasning, Kritik Kinerja Pemkot Makassar*

*Duta Jempol Terjepit Soroti Jalan Berlubang di Hertasning, Kritik Kinerja Pemkot Makassar*

  Makassar — Kreator konten sekaligus figur media sosial yang dikenal dengan julukan “Duta Jempol Terjepit”, Marco, melontarkan kritik keras... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-10T00:33:31Z
Sinergi Kodim 0211/TT dan Yon TP 908/GD Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sait Kalangan II

Sinergi Kodim 0211/TT dan Yon TP 908/GD Tuntaskan Pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sait Kalangan II

  Tapanuli Tengah — Info berita news. id.   Personel Kodim 0211/TT bersama Yon TP 908/GD menuntaskan pembangunan Jembatan Aramco yang berlok... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T23:54:44Z
Prof Dr Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia                                Jakarta, Saya Sangat berharap Hukum pancung bagi pelaku amoral khususnya orang orang yang mengaku ngaku tokoh Agama khususnya umumnya tokoh pendidikan karena kedua label ini di Indonesia sangat tabu dan dipandang terhormat juga disegani menjadi panutan ditengah tengah kehidupan masyarakat di Indonesia pada umumnya. Sebaiknya pelaku Amoral Pelecehan seksual yang dilakukan diperbuat tokoh agama tokoh pendidikan guru dosen ustaz hukumannya Hukum mati saja biar menjadi efek jera bagi oknum oknum yang akan berbuat yang sama kedepannya ya toh ", ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Assotion Of Young Indonesian Advocates) menjawab pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak Onlen dalam luar negeri di kantor nya Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia dibilangan Cijantung Jakarta 10/5/2026 via telepon selulernya  Gelombang Kasus Oknum Tokoh Agama Mengguncang Kepercayaan Publik Fenomena dugaan pelecehan yang menyeret sejumlah oknum tokoh agama di berbagai daerah menjadi perhatian serius masyarakat sepanjang tahun ini. Kasus demi kasus bermunculan dan viral di media sosial, memunculkan pertanyaan besar: bagaimana tempat yang seharusnya menjadi pusat pendidikan moral justru diduga menjadi lokasi rusaknya masa depan anak-anak?  Mulai dari pengasuh pondok pesantren, guru ngaji, hingga figur publik keagamaan, beberapa nama terseret dalam dugaan tindak asusila terhadap santri maupun murid. Peristiwa ini memicu kemarahan publik sekaligus krisis kepercayaan terhadap lembaga pendidikan berbasis agama.   Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada tim media : Kasus pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pati Prof Dr Sutan Nasomal meminta kepada APH agar diputuskan hukuman mati atau penjara 50 tahun bagi pelakunya. Apalagi pelaku sempat kabur.   Begitu pula pelecehan sexsual juga terjadi pada 17 santri di ciawi Bogor Jawa Barat. Harus di hukum mati Oknum Pendidik yang telah melakukan pelecehan sexsual. Membuat masyarakat trauma besar dan merasa tidak aman menitipkan putra putrinya di pon-pes. Presiden RI harus tegas menjalankan hukuman mati bagi tokoh pendidik agama yang melakukan kejahatan besar atau melakukan skandal pelecehan sexsual terhadap anak didiknya.  Masyarakat menilai, tindakan para oknum tersebut bukan hanya melukai korban secara fisik dan mental, tetapi juga mencoreng nama baik agama yang selama ini dijadikan tempat berlindung dan mencari ilmu.  “Agama tidak pernah mengajarkan kejahatan. Yang rusak adalah oknumnya,” tulis banyak warganet yang mengecam keras kasus-kasus tersebut.  Keberanian para korban dan keluarga untuk melapor pun mendapat dukungan luas. Banyak pihak menilai keberanian membuka suara menjadi langkah penting agar kasus serupa tidak terus berulang dan korban lain dapat terselamatkan.  Pengamat sosial Profesor Dr Sutan Nasomal SH,MH menilai lemahnya pengawasan di sejumlah lembaga pendidikan tertutup menjadi salah satu faktor yang harus segera dibenahi. Evaluasi sistem pengawasan, perlindungan santri dan santriwati, serta transparansi lembaga pendidikan agama dinilai sangat mendesak.  Di tengah kegelisahan publik, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggeneralisasi seluruh tokoh agama. Sebab masih banyak ulama, ustaz, dan pengasuh pesantren yang benar-benar mengabdi dengan tulus dan menjaga amanah pendidikan.  Rasulullah ﷺ sendiri telah mengingatkan umat agar waspada terhadap pemimpin atau tokoh yang menyesatkan umat demi kepentingan pribadi. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dan tidak mudah menutup mata hanya karena pelaku memiliki simbol agama.  Saatnya Bersuara, Lindungi Generasi Bangsa Kasus-kasus ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Anak-anak harus dilindungi, korban harus didengar, dan pelaku harus diproses secara adil tanpa pandang status ataupun jabatan.  Kepercayaan publik hanya bisa dipulihkan dengan keberanian mengungkap kebenaran dan penegakan hukum yang tegas.  Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal

Prof Dr Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia Jakarta, Saya Sangat berharap Hukum pancung bagi pelaku amoral khususnya orang orang yang mengaku ngaku tokoh Agama khususnya umumnya tokoh pendidikan karena kedua label ini di Indonesia sangat tabu dan dipandang terhormat juga disegani menjadi panutan ditengah tengah kehidupan masyarakat di Indonesia pada umumnya. Sebaiknya pelaku Amoral Pelecehan seksual yang dilakukan diperbuat tokoh agama tokoh pendidikan guru dosen ustaz hukumannya Hukum mati saja biar menjadi efek jera bagi oknum oknum yang akan berbuat yang sama kedepannya ya toh ", ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia (Assotion Of Young Indonesian Advocates) menjawab pertanyaan para pemimpin Redaksi Media Cetak Onlen dalam luar negeri di kantor nya Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia dibilangan Cijantung Jakarta 10/5/2026 via telepon selulernya Gelombang Kasus Oknum Tokoh Agama Mengguncang Kepercayaan Publik Fenomena dugaan pelecehan yang menyeret sejumlah oknum tokoh agama di berbagai daerah menjadi perhatian serius masyarakat sepanjang tahun ini. Kasus demi kasus bermunculan dan viral di media sosial, memunculkan pertanyaan besar: bagaimana tempat yang seharusnya menjadi pusat pendidikan moral justru diduga menjadi lokasi rusaknya masa depan anak-anak? Mulai dari pengasuh pondok pesantren, guru ngaji, hingga figur publik keagamaan, beberapa nama terseret dalam dugaan tindak asusila terhadap santri maupun murid. Peristiwa ini memicu kemarahan publik sekaligus krisis kepercayaan terhadap lembaga pendidikan berbasis agama. Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada tim media : Kasus pencabulan terhadap puluhan santriwati di Pati Prof Dr Sutan Nasomal meminta kepada APH agar diputuskan hukuman mati atau penjara 50 tahun bagi pelakunya. Apalagi pelaku sempat kabur. Begitu pula pelecehan sexsual juga terjadi pada 17 santri di ciawi Bogor Jawa Barat. Harus di hukum mati Oknum Pendidik yang telah melakukan pelecehan sexsual. Membuat masyarakat trauma besar dan merasa tidak aman menitipkan putra putrinya di pon-pes. Presiden RI harus tegas menjalankan hukuman mati bagi tokoh pendidik agama yang melakukan kejahatan besar atau melakukan skandal pelecehan sexsual terhadap anak didiknya. Masyarakat menilai, tindakan para oknum tersebut bukan hanya melukai korban secara fisik dan mental, tetapi juga mencoreng nama baik agama yang selama ini dijadikan tempat berlindung dan mencari ilmu. “Agama tidak pernah mengajarkan kejahatan. Yang rusak adalah oknumnya,” tulis banyak warganet yang mengecam keras kasus-kasus tersebut. Keberanian para korban dan keluarga untuk melapor pun mendapat dukungan luas. Banyak pihak menilai keberanian membuka suara menjadi langkah penting agar kasus serupa tidak terus berulang dan korban lain dapat terselamatkan. Pengamat sosial Profesor Dr Sutan Nasomal SH,MH menilai lemahnya pengawasan di sejumlah lembaga pendidikan tertutup menjadi salah satu faktor yang harus segera dibenahi. Evaluasi sistem pengawasan, perlindungan santri dan santriwati, serta transparansi lembaga pendidikan agama dinilai sangat mendesak. Di tengah kegelisahan publik, masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggeneralisasi seluruh tokoh agama. Sebab masih banyak ulama, ustaz, dan pengasuh pesantren yang benar-benar mengabdi dengan tulus dan menjaga amanah pendidikan. Rasulullah ﷺ sendiri telah mengingatkan umat agar waspada terhadap pemimpin atau tokoh yang menyesatkan umat demi kepentingan pribadi. Karena itu, masyarakat diminta lebih kritis dan tidak mudah menutup mata hanya karena pelaku memiliki simbol agama. Saatnya Bersuara, Lindungi Generasi Bangsa Kasus-kasus ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Anak-anak harus dilindungi, korban harus didengar, dan pelaku harus diproses secara adil tanpa pandang status ataupun jabatan. Kepercayaan publik hanya bisa dipulihkan dengan keberanian mengungkap kebenaran dan penegakan hukum yang tegas. Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal

 Prof Dr Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia            ... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T23:36:20Z
Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1,Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!.

Profesor Sutan Nasomal Penanggungjawab Timpas 1,Aceh Singkil Minta Tinjau Kembali Keputusan PN Atas Kasus Muliati!!!.

  Aceh Singkil, barangkali sebaiknya kasus putusan PN Aceh Singkil atas kasus Muliati ini perlu ditinjau kembali keputusan dalam dalam fakta... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T12:24:11Z
Profesor Doktor  Sutan Nasomal Sudah Yakin ZAS Terpilih Jadi Ketua PGRI Aceh Singkil Periode 2026-2032, Unggul 5 Suara, Pembina Penanggung Jawab TIMPAS1 Ucapkan Selamat.

Profesor Doktor Sutan Nasomal Sudah Yakin ZAS Terpilih Jadi Ketua PGRI Aceh Singkil Periode 2026-2032, Unggul 5 Suara, Pembina Penanggung Jawab TIMPAS1 Ucapkan Selamat.

   Tim Media Pembangunan Aceh Singkil Indonesia (TIMPAS1)  | Aceh Singkil – Prediksi Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH  Meyakini   kandida... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T12:11:55Z
Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi Jenis Solar di SPBU Kasuarrang Maros, Sopir Akui Gunakan Lebih dari Satu Barcode

Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi Jenis Solar di SPBU Kasuarrang Maros, Sopir Akui Gunakan Lebih dari Satu Barcode

  Maros, 5 Mei 2026 — Dugaan penyimpangan distribusi BBM subsidi jenis solar terungkap di SPBU 74.90510 Kasuarrang, Kabupaten Maros. Praktik... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T08:53:30Z
5 Unit MCK Warga Kampung Tanah Rubuh Rampung Dicat, Kepala Kampung Herman Dowansiba Terharu

5 Unit MCK Warga Kampung Tanah Rubuh Rampung Dicat, Kepala Kampung Herman Dowansiba Terharu

  Manokwari Utara – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Kodim 1801/Manokwari terus menunjukkan progres positif di Kampung Tan... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T08:50:22Z
LBH MRI Luncurkan Seruan “Lawan Pinjol Ilegal”, Siap Berikan Pendampingan Hukum Penuh Bagi Masyarakat

LBH MRI Luncurkan Seruan “Lawan Pinjol Ilegal”, Siap Berikan Pendampingan Hukum Penuh Bagi Masyarakat

  Info berita news. id.  MAKASSAR, 8 Mei 2026 – Maraknya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal yang semakin meresahkan dan merugikan masya... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T08:44:52Z
Satgas Yonif 123/Rjw Mengadakan Kegiatan Sosial Melalui Program Pembagian Tempe Kepada Warga di Kampung Tomor

Satgas Yonif 123/Rjw Mengadakan Kegiatan Sosial Melalui Program Pembagian Tempe Kepada Warga di Kampung Tomor

[ ASMAT ] - Ratusan bungkus tempe yang disalurkan merupakan hasil produksi oleh personel Satgas Yonif 123/Rjw. Kegiatan tersebut setiap bula... , Mei 09, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T07:08:33Z
Simpul Pergerakan Mahasiswa Dan Pemuda(SPMP) Mengecam Keras Pengangkatan Ibu Husnia Talenrang Sebagai Wakil Sekretaris Jendral(Wasekjend)DPP Partai PAN.   Ini Yang Di Sampaikan!

Simpul Pergerakan Mahasiswa Dan Pemuda(SPMP) Mengecam Keras Pengangkatan Ibu Husnia Talenrang Sebagai Wakil Sekretaris Jendral(Wasekjend)DPP Partai PAN. Ini Yang Di Sampaikan!

Makassar-Ditengah hiruk pikuk gerakan aksi demonstrasi yang menuntut keterbukaan dan klarifikasi isu yang beredar perihal dugaan skandal per... Jumat, 08 Mei 2026, Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T05:32:42Z
Diduga Kuat Biang “Kerok” Lingkungan, Kabid Propam Polda Sulsel Didesak Tindak Tegas Tambang Ilegal di Moncongloe

Diduga Kuat Biang “Kerok” Lingkungan, Kabid Propam Polda Sulsel Didesak Tindak Tegas Tambang Ilegal di Moncongloe

   MAROS —  Info berita news. id.  Aktivitas tambang galian C ilegal yang diduga beroperasi di Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawe... , Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T03:54:12Z
Diduga Mantan Kades Nisombalia Sembunyikan Sertifikat Prona Warga dan Lakukan Pungli, Ketua Lidik Pro Maros Angkat Bicara

Diduga Mantan Kades Nisombalia Sembunyikan Sertifikat Prona Warga dan Lakukan Pungli, Ketua Lidik Pro Maros Angkat Bicara

  Info berita news. id.  Maros, Jumat 8 Mei 2026 — Dugaan penyembunyian sertifikat Program Nasional Agraria (Prona) kembali mencuat di Desa ... , Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-09T01:12:55Z
 *TNI dan Rakyat Kerja Bersama, Berbagi Bersama*

*TNI dan Rakyat Kerja Bersama, Berbagi Bersama*

Papua Barat – Prajurit Pos Subin kembali menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan gotong royong bersama masyarakat Kampu... , Mei 08, 2026 WIB Last Updated 2026-05-08T22:44:46Z

NamaLabel

+