KUTAI KARTANEGARA – Buruh dan karyawan PT Onasis menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Kutai Kartanegara. Pasalnya, hingga saat ini pekerja merasa tidak mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum dalam penyelesaian sengketa hubungan industrial yang sedang terjadi.
Berdasarkan kronologi yang diungkapkan, pertemuan mediasi pertama yang dijadwalkan pada sebelumnya tidak dihadiri oleh pihak perusahaan. Kemudian, pertemuan kedua digelar pada Rabu, 1 April 2026, pukul 14.00 WITA.
"Alhamdulillah undangan kedua dihadiri perusahaan, namun kami sangat kecewa karena utusan yang datang tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan (tidak membawa mandat). Kami sudah menceritakan semua kronologi masalah, namun pihak Disnaker seolah tidak bisa berbuat apa-apa," ungkap perwakilan pekerja.
Akhirnya dalam pertemuan itu disepakati waktu tiga hari untuk menunggu keputusan dari Kantor Pusat (HO) PT Onasis. Namun kenyataannya, hingga Senin, 6 April 2026, pihak Disnaker justru menelpon dan menyampaikan kabar buruk: Pihak PT Onasis menolak untuk dilakukan mediasi.
Surat Penolakan Menggantung
Mengetahui hal tersebut, pihak pekerja meminta bukti tertulis berupa surat penolakan dari perusahaan serta surat keterangan resmi dari Disnaker.
Namun ironisnya, surat yang diterima pekerja dari Disnaker hanyalah naskah yang belum ditandatangani oleh Kepala Dinas. Setiap kali ditagih, jawaban dari Disnaker selalu beralasan "nanti perusahaan yang akan mengirim langsung". Hingga berita ini diturunkan, surat resmi yang dijanjikan tidak kunjung tiba.
Pekerja menduga Disnaker Terlalu Lemah, Ada Kecurigaan
Sebagai warga Kutai Kartanegara, kami menilai Dinas Tenaga Kerja di daerah ini sangat lemah ketika berhadapan dengan perusahaan. Seharusnya Disnaker hadir sebagai penengah dan pelindung hak pekerja, bukan justru terkesan berbelit-belit.
"Kami mulai curiga, kenapa surat resmi yang sudah dibuat tidak kunjung ditandatangani dan diserahkan? Apakah ada tekanan atau kepentingan tertentu di balik layar?" tanya pekerja dengan nada kecewa.
Pekerja menegaskan, hingga saat ini mereka masih menunggu kejelasan dan keberanian Disnaker Kukar untuk bersikap tegas, demi menegakkan keadilan bagi buruh dan rakyat kecil.
Penulis: (Nasrullah,Irfan)
