Aceh Utara – Info berita news. id.
Komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Utara dalam menangani dampak bencana kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa), didampingi Kepala Posko Wilayah Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, turun langsung meninjau rumah-rumah warga yang rusak akibat bencana angin puting beliung yang melanda Kecamatan Langkahan.
Kehadiran Bupati bersama Satgas PRR Aceh bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan memastikan setiap warga terdampak memperoleh perhatian dan penanganan yang cepat. Pemerintah juga bergerak untuk memetakan kebutuhan rehabilitasi serta mempercepat langkah pemulihan bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal atau mengalami kerusakan rumah.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Muntasir Ramli, menjelaskan bahwa berdasarkan pendataan BPBD Aceh Utara, sebanyak 58 unit rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari kategori ringan, sedang hingga berat.
"Kerusakan tersebar di beberapa titik, yakni 36 unit rumah di Gampong Rumoh Rayeuk, 10 unit di Geudumbak, 7 unit di Buket Linteng, dan 5 unit di Langkahan. Pemerintah bergerak cepat untuk memastikan seluruh korban mendapatkan pendampingan dan bantuan yang dibutuhkan," ujar Muntasir.
Selain meninjau kondisi rumah yang rusak, Bupati Ayahwa juga berdialog langsung dengan warga guna mendengar berbagai keluhan dan kebutuhan yang muncul pascabencana. Dalam kesempatan tersebut, bantuan logistik berupa paket sembako dan kebutuhan pokok turut disalurkan kepada masyarakat terdampak sebagai bentuk respons cepat pemerintah.
Bupati Ayahwa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi dampak bencana sendirian. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, Satgas PRR Aceh, BPBD, TNI-Polri, serta seluruh unsur terkait menjadi kunci percepatan pemulihan kawasan terdampak.
"Yang terpenting saat ini adalah memastikan masyarakat kembali merasa aman dan dapat menjalani kehidupan secara normal. Pemerintah akan terus hadir dan mengawal proses pemulihan hingga tuntas," tegas Ayahwa.
Sementara itu, Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA, menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan rehabilitasi rumah warga berjalan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Kunjungan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Utara Dayan Albar, Asisten II Setdakab, unsur Forkopimda, kepala OPD terkait, Camat Langkahan, para keuchik gampong terdampak, tokoh masyarakat, serta warga penerima bantuan.
Melalui langkah cepat ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menegaskan bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya tentang memperbaiki bangunan yang rusak, tetapi juga mengembalikan harapan dan memastikan masyarakat dapat bangkit kembali dengan lebih kuat.(johan).
