Iklan

*SPMP Desak Kapolda Sul-Sel Copot Kapolres Bulukumba Dan evaluasi Kinerja Kasat Narkoba Polres Bulukumba*

Minggu, 17 Mei 2026, Mei 17, 2026 WIB Last Updated 2026-05-18T06:05:20Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

Makassar-Peredaran narkoba kian marak kembali terjadi di berbagai daerah di sulawesi selatan, tidak terkecuali di wilayah hukum mapolres bulukumba. 

Dalam beberapa bulan terakhir keluhan mulai bermunculan dikalangan masyarakat perihal kian maraknya peredaran dan penggunaan narkotika di sekitaran mereka. 

Turut juga efek domino yang diciptakan dari maraknya penyalah gunaan narkoba dan obat-obatan terlarang dikalangan masayarakat seperti pencurian dengan kekerasan, pembobolan rumah, hingga aksi pembegalan. 

Dari (Ambo)salah satu masyarakat bonto macinna mengeluhkan maraknya pencurian di wilayah desanya yang mereka duga terjadi karena kian maraknya pemuda didesa tersebut diduga menggunakan narkoba. 

Serta menurut masyarakat setempat tidak ada tanggapan dari pihak kepolisian dalam menangani masalah tersebut. 

Menanggapi masalah tersebut Simpul Pergerakan Mahasiswa Dan Pemuda (SPMP) mendesak Kapolda Sulawesi selatan untuk segera mengambil tindakan tegas perihal peredaran narkotika di wilayah hukum nya terkhususnya di kabupaten bulukumba. 

"Yah jelas kami mendesak kepada kapolda sulawesi selatan untuk segera mengambil gerakan cepat dan tegas dalam pemberantasan narkotika di kabupaten bulukumba" Ungkan Andi. Baso Jendral lapangan. 

Andi. Baso juga menambahkan bahwa harusnya Kapolda Sulawesi selatan sudah mencopot Kapolres Bulukumba yang dianggap tidak mampu bergerak cepat dan tegas dalam persoalan penegakan hukum di wilayahnya terkhusus pada peredaran narkotika yang kian marak di wilayah hukum mapolres bulukumba. 

"Harusnya kapolres bulukumba dicopot karena kami anggap bahwa kapolres bulukumba tidak mampu lagi menangani permasalahan hukum di wilayah hukumnya terkhusus lagi perihal peredaran dan penyalahgunaan narkotika"ungkap Andi. Baso.tim

Komentar

Tampilkan

Terkini