LIANG ANGGANG – Info berita news. id
Suasana penuh keceriaan dan haru menyelimuti halaman SLBC Pembina Liang Anggang, Jumat (20/06/2026). Setelah vakum selama beberapa tahun, sekolah tersebut akhirnya kembali menggelar kegiatan Perkemahan Jumat-Sabtu (Perjusa) yang diikuti oleh siswa-siswi dengan penuh antusiasme.
Kegiatan ini secara resmi dibuka pada pukul 16.00 WITA oleh Kepala SLBC Pembina, **Ibu Salmah**. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kembali perkemahan ini sebagai wadah pengembangan karakter bagi para siswa.
### Keberagaman dalam Kebersamaan
Sebanyak kurang lebih 30 peserta didik putra dan putri tampak bersemangat menempati tenda yang telah disiapkan. Panitia menyediakan 5 tenda utama, dengan pembagian 2 tenda untuk peserta perempuan dan 3 tenda untuk peserta laki-laki. Para peserta ini merupakan siswa-siswi dari berbagai kategori kebutuhan khusus, yakni tunarungu (b), tunagrahita (c), tunadaksa (d), tunalaras (e), ADHD/hiperaktif, autis, hingga tunaganda.
Ketua Panitia Pelaksana, **Dery Amanda**, menyampaikan rasa syukur atas antusiasme luar biasa dari para peserta. "Momen ini sangat membahagiakan karena sudah beberapa tahun kegiatan Perjusa atau Persami tidak dapat dilaksanakan. Kami sangat berharap kegiatan ini berjalan lancar, aman, dan berkesan bagi seluruh siswa," ujar Dery.
### Rangkaian Kegiatan yang Edukatif dan Spiritual
Sodikin, salah satu pendamping kegiatan, menambahkan bahwa Perjusa ini didampingi oleh puluhan guru yang sigap memberikan bimbingan dan pengawasan selama kegiatan berlangsung. Selain materi kepramukaan, aspek spiritual juga menjadi fokus utama dalam kegiatan ini, di mana seluruh peserta melaksanakan ibadah salat Magrib, Isya, dan Subuh berjemaah.
Adapun rangkaian kegiatan yang telah disusun panitia meliputi:
* **Jumat Malam:** Salat berjemaah, acara api unggun, dan materi kepramukaan.
* **Sabtu Pagi:** Salat Subuh
, upacara pagi, senam bersama, dan sarapan.
* **Sabtu Siang:** *Wide game* yang melibatkan permainan kreatif, seperti "Palu Gada" (Apa Lu Mau, Gua Ada), dilanjutkan dengan salat Zuhur berjemaah.
Seluruh rangkaian kegiatan akan ditutup secara resmi pada pukul 13.00 WITA setelah pelaksanaan salat Zuhur bersama. Perjusa ini bukan sekadar berkemah, melainkan ajang pembuktian bahwa keterbatasan fisik dan mental tidak menghalangi semangat siswa-siswi SLBC Pembina Liang Anggang untuk belajar mandiri, bersosialisasi, dan bergembira bersama di alam terbuka di lingkungan sekolah.

