Aceh Utara - Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap III di wilayah perbatasan Kecamatan Pirak Timu dan Paya Bakong terus menunjukkan perkembangan. Kodim 0103/Aceh Utara melalui Koramil 28/Pirak Timu terus memantau pengerjaan jembatan gantung yang nantinya menghubungkan Desa Tanjung Seureukuy dengan Desa Paya Meudru. Kamis (14/5/2026).
Di lokasi pembangunan, Babinsa Koramil 28/Pirak Timu Serka Khaidir terlihat aktif mengawasi proses pekerjaan di lapangan. Para pekerja saat ini fokus menyelesaikan pondasi bronjong di pinggir aliran sungai sebagai penguat utama konstruksi jembatan.
Jembatan gantung tersebut dibangun dengan panjang 60 meter dan lebar 2,4 meter. Sementara bagian abutment memiliki ukuran 3 x 3 meter dengan tinggi mencapai 4 meter sebagai pondasi utama penyangga jembatan.
Meski kondisi medan cukup berat dengan tanah berlumpur dan aliran sungai yang terus mengalir, proses pembangunan tetap berjalan. Pemasangan bronjong dilakukan secara bertahap untuk menjaga kestabilan tanah sekaligus mengantisipasi abrasi saat debit air meningkat.
Hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai 34 persen. Fokus pekerjaan masih diarahkan pada penyelesaian pondasi bronjong sebelum memasuki tahap pembangunan struktur atas jembatan.
Serka Khaidir mengatakan pembangunan jembatan tersebut sangat penting bagi masyarakat karena akan membuka akses transportasi yang lebih aman dan cepat antar desa. “Kami berharap pembangunan berjalan lancar sehingga nantinya masyarakat bisa lebih mudah beraktivitas dan perekonomian warga ikut terbantu,” ujarnya.

