Iklan

Konflik di Patani Barat Halteng Memanas, Satu Korban Jiwa dan Sejumlah Rumah Warga Dibakar

Jumat, 03 April 2026, April 03, 2026 WIB Last Updated 2026-04-03T07:47:55Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 






Halmahera Tengah- Info berita news. id. 

3 April 2026 – Situasi keamanan di wilayah Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara, dilaporkan memanas setelah terjadi rangkaian insiden yang berujung pada aksi pembakaran rumah warga.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, peristiwa ini bermula dari penemuan seorang warga Desa Banemo yang ditemukan meninggal dunia di area perkebunan (dusun) pada hari yang sama. Penemuan tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat dan dengan cepat menyulut emosi warga.





Situasi kemudian meningkat menjadi kericuhan. Sejumlah massa dilaporkan melakukan aksi pembakaran terhadap fasilitas umum berupa pos perbatasan serta beberapa rumah warga di Desa Sibenpope. Dari video yang beredar, terlihat asap hitam tebal membumbung tinggi dan menyelimuti kawasan permukiman, menandakan besarnya kobaran api.


Hingga saat ini, informasi sementara mengonfirmasi adanya satu korban jiwa dalam insiden tersebut. Selain itu, kerugian material diperkirakan cukup besar akibat rumah-rumah warga yang hangus terbakar.


Aparat gabungan dari TNI dan Polri telah dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan ketat serta mengendalikan situasi agar tidak semakin meluas. Petugas juga melakukan penjagaan di titik-titik rawan guna mencegah terjadinya aksi susulan.


Pihak berwenang mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Warga juga diminta untuk menghindari lokasi konflik demi keselamatan bersama.


Saat ini, aparat masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kematian korban di Desa Banemo serta mendata jumlah rumah yang terdampak kebakaran.


Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga mengancam stabilitas keamanan dan persaudaraan antarwarga di wilayah tersebut. Diharapkan semua pihak dapat menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat yang berwenang.( Risnawaty pers)

Komentar

Tampilkan

Terkini