Info berita news. id.
Wakil Walikota Bontang, Agus Haris, SH menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus Remaong Kutai Berjaya (RKB), selamat dan sukses ini adalah bukti nyata konsistensi kebersamaan, kekeluargaan dan selamat pelestarian budaya kutai yang harus di jaga dan dilestarikan, kami dari Pemerintah Kota Bontang mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada perkumpulan Adat Remaong Kutai Berjaya yang mana selama ini tujuh tahun berperan untuk menjaga dan merawat serta menghidupkan adat budaya tradisi adat istiadat di tengah masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Agus Haris, SH (Wakil Walikota Bontang) dalam sambutannya pada penutupan acara acara HUT KE-7 Tahun yang digelar di halaman Rumah Adat Guntung (Kampung Adat), Jl. Tari Kanjar Ganjur RT. 15 Kelurahan Guntung, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang , Kalimantan Timur, Sabtu malam, (14/2/2026).
“Tujuan pertama kegiatan ini adalah merawat adat, budaya dan tradisi agar tetap terjaga sampai generasi mendatang, merupakan pesan yang mendalam dan relevan. Adat dan budaya bukan hanya warisan masa lalu tetapi juga identitas jati diri yang harus kita rawat agar tidak terjerumus oleh perkembangan zaman".
Lanjut saya juga menyambut baik selamat berbenah untuk kemajuan agar organisasi adat tidak hanya simbol budaya tetapi memberikan manfaat nyata di tengah-tengah masyarakat memperkuat persatuan, memperkokoh nilai-nilai kearifan lokal serta menjadi mitra strategi seluruh Pemerintah di dalam pembangunan sosial dan kebudayaan. Pemerintah tentu memdukung setiap upaya positif yang memperkuat nilai-nilai budaya.
Selain itu juga menampilkan hiburan Tari Jepen, Band Lokal, Kuda Lumping, Tingkilan, Band Resnos dan UMKM. Pagelaran kegiatan ini juga menghadirkan perlombaan Tari Jepen antar pelajar SMP, SMA, SMK se-Kota Bontang, Pildacil antar TPA Kelurahan Guntung, Begasing Sekaltim, Belogo dan Bersumpit Se-Kaltim bertujuan melestarikan budaya tradisional yang sarat dengan nilai-nilai filosofis dan masih relevan diterapkan dalam kehidupan masa kini.
Kegiatan ini bukan hanya sekedar pertunjukan. Di dalamnya terdapat nilai-nilai filosofi dan budaya lampau yang sangat baik, mempererat silaturahmi, kepedulian terhadap sesama Ketua RKB Bontang.
Lanjut kegiatan ini turut dihadiri semua instansi yang ada di Kota Bontang , serta tokoh adat dan tokoh budaya dan seluruh Pengurus Remaong Kutai Berjaya (RKB). Antusiasme masyarakat terlihat tinggi, tidak hanya dari komunitas pecinta adat dan budaya, tetapi juga warga dari luar daerah yang datang untuk menyaksikan ulang tahun tersebut.
Masyarakat berharap, melalui kegiatan budaya seperti ini, nilai-nilai positif yang terkandung dalam pertandingan dapat dilestarikan dalam agar anak-anak kita melupakan kegiatan lokal ini baik dalam pelaksanaan sehari-hari maupun dalam lingkungan keluarga kita sendiri.
“Kami sangat mengharapkan Remaong Kutai Berjaya (RKB) semakin inovatif dan adaktif dalam mengembangkan perannya sebagai wadah pelestarian adat dan kebudayaan Kutai yang merangkul generasi muda agar tetap mencintai, memahami dan bangga terhadap budaya leluhur” pungkasnya. Agus
Umarali.

