Aceh Utara - Info Berita News. Id.
Upaya pemulihan akses transportasi di Dusun Pante Reusip, Desa Gedumbak, Kecamatan Langkahan, kini memasuki tahap pembersihan skala besar menggunakan alat berat. Babinsa Koramil 29/Lkh, Serda Fri Hardiansyah, mendampingi langsung operasional puluhan ekskavator dan buldozer yang dikerahkan untuk menyingkirkan material kayu raksasa yang menutup jalur utama desa pasca terjangan banjir. Senin (19/1/2026).
Sinergi pengerahan alat ini merupakan hasil kolaborasi dari Kementerian Kehutanan, Kementerian PUPR, Yonzipur 5/ABW, dan dukungan TA. Khalid (DPR RI) dengan total bantuan mencapai 40 unit armada. Di lokasi pengerjaan, berbagai jenis alat mulai dari ekskavator capit, ekskavator biasa, hingga unit buldozer bekerja secara simultan untuk mengangkat batang-batang kayu yang menghalangi jalan dan meratakan kembali permukaan tanah yang rusak.
Prioritas utama pengerjaan ini adalah membuka kembali seluruh akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi mobilitas harian warga di Dusun Pante Reusip. Dengan penggunaan ekskavator capit, tumpukan material kayu besar dapat dievakuasi lebih cepat dari badan jalan, sehingga akses menuju perkebunan dan pemukiman yang sempat terisolasi dapat segera terhubung kembali secara normal.
"Pengerahan gabungan alat berat mulai dari jenis beko hingga doser ini bertujuan untuk membersihkan sisa-sisa kayu agar akses jalan warga Desa Gedumbak bisa segera digunakan kembali untuk aktivitas sehari-hari," ujar Serda Fri Hardiansyah di sela-sela pendampingan. Langkah cepat ini diharapkan mampu memulihkan roda perekonomian masyarakat setempat yang sempat terganggu akibat tumpukan material banjir di sepanjang jalur transportasi mereka.

