Iklan

VIRAL! Truk Tangki Siluman Isi Solar Subsidi di SPBU Tano Ponggol, PM Madina Desak Polres & Pertamina Bertindak*

Minggu, 27 September 2026, September 27, 2026 WIB Last Updated 2026-09-27T21:10:08Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini








*PANYABUNGAN —* Dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi kembali mencuat di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebuah video viral yang beredar di media sosial, Minggu (27/9/2026), memperlihatkan truk yang diduga menggunakan *tangki siluman (modifikasi)* mengisi solar subsidi di *SPBU Tano Ponggol*.






Video yang diunggah akun Facebook *amar_cindur29* dan sejumlah akun lainnya itu memicu sorotan publik. Dalam rekaman tersebut, terlihat jelas kendaraan dengan tangki modifikasi melakukan pengisian BBM subsidi.





Peristiwa ini menjadi perhatian serius, karena SPBU yang sama sebelumnya juga terkait insiden kebakaran kendaraan pengangkut BBM pada *8 Juni 2026*. Dalam kasus itu, proses hukum telah berjalan dan salah satu pihak disebut telah ditetapkan sebagai tersangka.


Namun, publik kini mempertanyakan, sejauh mana pemeriksaan terhadap pihak pengelola SPBU terkait dugaan pelayanan pengisian kepada kendaraan bertangki modifikasi.


*PM Madina: Jangan Tebang Pilih*


Pergerakan Mahasiswa Mandailing Natal (PM Madina) mempertanyakan konsistensi penegakan hukum.


> "Kalau pihak pengangkut sudah diproses hukum, bagaimana dengan pihak yang diduga memberikan atau melayani pengisian? Apakah sudah diperiksa? Jangan sampai penegakan hukum hanya berhenti pada pihak tertentu," sorot PM Madina.


PM Madina menegaskan, jika hasil penyelidikan menemukan pelanggaran, maka proses hukum harus transparan berdasarkan alat bukti.


*Desak Polres Usut Tuntas Rantai Distribusi*


PM Madina mendesak *Kapolres Mandailing Natal* untuk tidak hanya memeriksa pengangkut, tetapi menelusuri seluruh rantai distribusi, termasuk SOP pelayanan di SPBU.


Mereka meminta penyidik memeriksa rekaman CCTV, data transaksi, identitas kendaraan, volume pengisian, dan keterangan petugas SPBU saat kejadian.


> "Yang harus dibuktikan adalah siapa yang mengisi, siapa yang menerima, bagaimana prosedurnya, berapa volumenya, dan apakah sesuai ketentuan BBM subsidi. Semua harus terang berdasarkan bukti," tegasnya.


*Pertamina Diminta Audit SPBU Tano Ponggol*


Selain kepolisian, PM Madina juga mendesak *Pertamina* turun tangan melakukan audit terhadap SPBU Tano Ponggol. Audit dinilai penting untuk mengetahui kesesuaian antara stok, data penyaluran, dan kendaraan yang mengisi.


> "BBM subsidi pengelolaannya diatur negara. Jangan sampai hak masyarakat justru dinikmati kendaraan bertangki modifikasi atau praktik yang melanggar ketentuan," ujar mereka.


*Publik Minta Transparansi*


Sorotan menguat karena di saat masyarakat harus antre panjang untuk mendapatkan solar subsidi, justru beredar video kendaraan diduga siluman dengan leluasa mengisi di SPBU.


PM Madina menegaskan tuntutan mereka bukan untuk menghukum pihak tertentu, melainkan meminta aparat membuka fakta secara adil.


> "Kami minta hukum ditegakkan secara adil. Kalau ada bukti pelanggaran, siapa pun yang terlibat harus diproses. Kalau tidak terbukti, juga harus dijelaskan ke publik," pungkasnya.


Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU Tano Ponggol dan Pertamina belum memberikan klarifikasi resmi terkait video viral tersebut. Polres Madina diharapkan segera memberikan penjelasan terbuka.


---

*Catatan Redaksi:* _Berita ini disusun berdasarkan video yang beredar di media sosial dan keterangan PM Madina. Dugaan keterlibatan pihak tertentu belum merupakan fakta hukum sebelum ada hasil penyelidikan resmi dan putusan pengadilan. Pihak terkait berhak memberikan hak jawab._


*(Magrifatulloh)*



Komentar

Tampilkan

Terkini