MADIUN- Dalam semangat kebangsaan dan kekeluargaan, BPC PERADIN Madiun Raya_ menggelar Malam Tirakatan dan Sarasehan_ dalam rangka memperingati HUT ke-62 Persatuan Advokat Indonesia PERADIN Kegiatan berlangsung pada hari Jumat, 29 Agustus 2026 pukul 19.00 WIB s/d 21.30 WIB
Acara yang dipimpin langsung oleh Ketua BPC PERADIN Madiun Raya, Kuatno ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota BPC se-Madiun Raya. Peringatan ini menjadi momentum untuk merenung, bersyukur, dan meneguhkan kembali peran advokat sebagai penjaga konstitusi dan pengawal keadilan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan Ketua BPC. Dalam sambutannya, Kuatno menegaskan bahwa HUT PERADIN bukan sekadar perayaan usia organisasi, melainkan pengingat akan sejarah panjang perjuangan para pendiri di Solo pada 30 Agustus 1964.
"62 tahun adalah usia yang matang. PERADIN lahir dari keprihatinan para advokat terhadap penegakan hukum. Hari ini tugas kita melanjutkan semangat itu: menjadi advokat yang profesional, berintegritas, dan berpihak pada rakyat," ujar Kuatno
Sebagai bentuk syukur, acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpengTumpeng menjadi simbol bahwa selama enam dekade lebih PERADIN terus mengabdi menjaga konstitusi, menguatkan profesi advokat, dan memberikan akses keadilan bagi masyarakat.
Sesi inti diisi dengan sarasehan yang berlangsung hangat dan demokratis. Forum terbuka ini memberi ruang kepada seluruh anggota untuk menyampaikan masukan, evaluasi, dan gagasan strategis bagi masa depan organisasi.
Beberapa poin penting yang mengemuka dalam sarasehan:
1. Penguatan internal organisasi meningkatkan komunikasi, kekompakan, dan regenerasi kader advokat di wilayah Madiun Raya.
2. Perluasan pengabdian sosial mengoptimalkan program bantuan hukum prodeo, penyuluhan hukum ke sekolah, pesantren, dan desa.
3. Penegakan kode etik menjaga marwah profesi agar advokat tetap dipercaya masyarakat.
4. Sinergi dengan BPW dan DPP mendukung penuh program DPP PERADIN PUSAT dan BPW PERADIN Jawa Timur dalam mewujudkan satu standar nasional profesi advokat.
"Melalui malam tirakatan ini, kita tidak hanya bersyukur, tetapi juga merenung dan meneguhkan kembali komitmen sebagai advokat pejuang keadilan. Masukan dari anggota adalah bahan bakar untuk PERADIN semakin kuat dan bermanfaat bagi masyarakat," tegas Kuatno
Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kekeluargaan. Di akhir acara, seluruh peserta bersama-sama memanjatkan doa untuk para pendiri PERADIN, untuk kejayaan organisasi, dan untuk tegaknya supremasi hukum di Indonesia.
BPC PERADIN Madiun Raya berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat, serta menjadi mitra kritis pemerintah dalam penegakan hukum yang adil.
(Redho)

