Info berita news. id.
KUTAI KARTANEGARA, 13 MARET 2026 – Beberapa mantan karyawan PT. Onasis Indonesia dari Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, mengungkapkan rasa kecewa setelah pihak perusahaan tidak menghadiri pertemuan klarifikasi yang diadakan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara pada hari Jumat (13/3).
Para mantan karyawan yang harus menempuh perjalanan sekitar dua jam untuk sampai ke kantor dinas mengaku telah bersiap menghadiri pertemuan tersebut. Namun, pihak perusahaan mengirimkan surat tanggapan menyatakan tidak dapat hadir karena surat panggilan diterima hanya satu hari sebelumnya dan manajemen berada di Jakarta, serta meminta jadwal ulang setelah Hari Raya Idul Fitri.
"Kami sudah siap datang jauh-jauh, tapi akhirnya tidak ada yang datang dari perusahaan. Padahal di Tambora Yard saja ada manajer dan HRD, mungkin mereka tidak bisa mengambil keputusan," ujar salah satu mantan karyawan.
Mereka berharap pada pertemuan ulang yang akan diatur, pihak perusahaan mengirimkan perwakilan yang benar-benar mengetahui asal-usul keberadaan PT. Onasis di wilayah Tambora Yard, Handil Terusan. "Kita harap permasalahan yang sudah berlangsung cukup lama ini bisa segera berakhir dengan adanya komunikasi yang jelas antara kedua pihak," tambahnya.
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara sebelumnya telah mengupayakan semaksimal mungkin untuk menyelenggarakan pertemuan klarifikasi, namun pihak perusahaan mengundurkan diri dan meminta penundaan. PT. Onasis Indonesia yang bergerak di bidang industri energi hulu, pertambangan, dan petrokimia memiliki fabricasi yard di wilayah tersebut dan kantor pusat di Jakarta.

